KORELASI NYERI NEUROPATI DENGAN KUALITAS TIDUR PASIEN DIABETES MELLITUS DI POLI PENYAKIT DI RS KUSTA SUMBER GLAGAH
DOI:
https://doi.org/10.64844/2741q740Keywords:
Diabetes mellitus, nyeri neuropati, kualitas tidurAbstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat menghasilkan cukup insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah. Salah satu komplikasi mikrovaskuler dari DM yang paling sering terjadi adalah nyeri neuropati diabetik yang dapat menghambat dan menganggu istirahat tidur pada pasien DM. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan nyeri neuropati dengan kualitas tidur pada pasien DM. Desain penelitian ini adalah analitik corelasional dengan teknik consecutive sampling dan jumlah sampel 65 responden. Analisis data menggunakan uji Spearman rho. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi tingkat nyeri menggunakan skala numerik dan kuesioner untuk mengukur kualitas tidur. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan signifikan antara dua variabel dengan p value 0,000 < α 0,05 sehingga Ho ditolak, dengan keeratan hubungan sangat kuat ditunjukkan nilai correlation coeficient 0,566 dengan arah positif. Artinya semakin tinggi tingkat nyeri neuropati yang dirasakan oleh pasien DM maka dapat memperburuk kualitas tidur pada pasien DM pada waktu malam hari maupun siang hari. Pasien yang merasakan nyeri sneuropati memerlukan massase pada daerah tungkai yang terasa nyeri hal ini dapat mengurangi rasa nyeri, sehingga pasien dapat merasa rileks dan dapat memenuhi kebutuhan tidur dengan baik tanpa ada gangguan rasa nyeri. Dengan kualitas tidur baik akan memperbaiki keadaan fisik penderita DM.
References
Andarmoyo, S. (2013b). Konsep & Proses
Keperawatan Nyeri. (R. KR, Ed.).
Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA.
Dinkes Mojokerto. (2017). Profil Kesehatan
2017. Mojokerto.
Fransisca, K. (2012). Awas Pankreas Rusak
Penyebab Diabetes. Jakarta: Cerdas Sehat.
Gudtimijo, zelta pratiwi. (2015). Kualitas
Tidur Penderita Diabetes Melitus The
Sleep Quality Of Patient With Diabetes
Mellitus, 4(November), 135.
Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar,
Badan Penelitian Dan Pengembangan
Kesehatan. Jakarta: Kementrian Kesehatan
RI.
Simanjuntak, T., Sawaraswati, L., & Muniroh,
M. (2018). Gambaran Kualitas Tidur Pada
Penderita Diabetes Mellitus Tipe-2 Di
Wilaya Kerja Puskesmas Ngeresep.
Kesehatan Masyarakat, 6.
Uliyah, M., & Hidayat, A. (2008). keterampilan
Dasar Praktik klinik untukkrbidanan.
Jakarta: Salemba Medika.
Wijaya, Saferi. A., & Putri, Mariza. Y. (2013).
KMB2 Keperawatan Medikal Bedah
(Keperawatan Dewasa). Yogyakarta:
Nuha Medika.
LeMone, P. &, Burke, M, K. &, & Bauldoff, G.
(2016). Buku Ajar Keperawatan Medikal
Bedah vol 1. Penerbit Buku Kedokteran
EGC.
