EFEKTIFITAS THERAPHY SOSIAL SOSIODRAMA TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK PRASEKOLAH

Authors

  • Riza Shilviyah Rumah Sakit Ibu dan anak Aisyiah Kota Bandung, Jawa Barat Author

DOI:

https://doi.org/10.64844/wrzksd65

Keywords:

Sosiodrama, Keterampilan Sosial, Anak Prasekolah

Abstract

Keterampilan sosial anak merupakan bekal keintiman dan rasa saling percaya ketika berhadapan dengan orang lain, sosiodrama dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak sekaligus sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan sosial anak sesuai dengan usia perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sosiodrama terhadap keterampilan sosial anak prasekolah. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experiment dengan tipe one group pretest-posttest design. Populasi adalah seluruh siswa di TK Darma Wanita Gayaman yaitu sebanyak 46 siswa, pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 46 responden. Penelitian dilakukan selama 3 minggu dengan 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden sebelum dilakukan pemutaran sosiodrama, keterampilan sosial anak termasuk dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) ada 31 responden (67,4%). Dan setelah dilakukan pemutaran sosiodrama hampir seluruh responden termasuk dalam kategori Perkembangan Sangat Baik (BSB) sebanyak 43 responden (93,5%). Terdapat peningkatan keterampilan sosial di TK Darma Wanita Gayaman setelah diberikan permainan sosiodrama, yaitu dari (67,4%) menjadi (93,5%). Hal ini dikarenakan responden mengikuti jalannya kelompok sosiodrama dengan baik. Terdapat pengaruh sosiodrama terhadap keterampilan sosial anak prasekolah di TK Darma Wanita Gayaman. Bermain sosiodrama dapat mengembangkan keterampilan sosial karena dalam permainan sosiodrama akan terjadi interaksi antara teman sebaya dan orang lain di sekitarnya.

References

Adriana (2011). Tumbuh Kembang Dan Terapi Bermain Pada Anak. (R. Ervina, Ed.).

Jakarta: Salemba Medika.

Dhini. (2011). Metode Sosiodrama dalam Meningkatkan Kecerdasan Moral Anak. Sosial

Budaya, 4, 143–149.

Dr Euis Kurniati. (2016). Permainan Tradisional dan Perannya Dalam Mengembangkan

Keterampilan Sosial Anak (1st ed.). Jakarta: Prenada Media Group.

JPPK (JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN)

Volume 09 Nomer 01 Tahun 2025

27

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil Kesehatan Indonesia. Retrieved

November

10,

2018,

from

http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan

indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-2016.pdf

Medise. (2013). Mengenal Keterlambatan Perkembangan Pada Anak. IDAI (Indonesian

Pediatric Society). Retrieved from http://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan

anak/mengenal-keterlambatan-perkembangan-umum-pada-anak

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pangarso. (2017). Jurus Jitu Mendampingi Belajar Anak di Usia Emas. Jakarta: PT Elex

Media Komputindo.

Rachmawati. (2011). Metode Pengembangan Sosial Emosional. Jakarta: EGC.

Susanto, A. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini (1st ed.). Jakarta: Kencana Media

Group.

World Health Organization (WHO). (2014). world health organization. Retrieved from

http://www.who.int/topics/child_development/en/

Yusuf (2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. In Remaja Rosdakarya. (p.

122). Bandung.

Downloads

Published

2025-06-15