Efektifitas Program Pencegahan ISPA Pada Balita Melalui Edukasi Kesehatan Peningkatan Kemandirian Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.64844/zpnwc960Keywords:
Family independence,, Prevention of ISPA, Toddlers, Health educationAbstract
Salah satu faktor penyebab ketidakmandirian keluarga yaitu pelaksanaan tugas keluarga dalam pencegahan ISPA yang masih rendah. Akibat dari keluarga kurang mengetahui dan memahami dampak ISPA dan bila tidak tertangani dengan baik akan timbul ISPA berulang dan komplikasi penyakit lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kemandirian keluarga dalam pencegahan ISPA pada balita melalui program edukasi kesehatan. Metode penelitian ini menggunakan metode Pra Eksperimental dengan pendekatan One Group Pre Test-Post Test Design, dengan jumlah populasi sebanyak 53 keluarga menggunakan tehnik purposive sampling sehingga mendapatkan sampel sebanyak 25 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data diambil dengan menggunakan lembar kuesioner Tingkat Kemandirian Keluarga. Hasil Pre-Test menunjukkan hampir setengahnya, tingkat kemandiriannya berada di tingkat 3 yakni 11 responden (44.0%). Dan hasil Post-Test sebagian besar tingkat kemandirian keluarga berada di tingkat 3 sebanyak 13 responden (52,0%), keluarga dengan tingkat kemandirian 1 dan 2 ada yang mengalami peningkatan ke tingkat kemandirin keluarga 3 dan 4. Berdasarkan uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh hasil yang signifikan sebesar 0,001 < α 0,05 maka H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh pemberian Program Edukasi Kesehatan terhadap peningkatan kemandirian keluarga dalm pencegahan ISPA pada balita. Pemberian Program Edukasi Kesehatan diperlukan agar keluarga bisa mandiri dalam mencegah ISPA, agar tidak terjadi kejadian ISPA berulang atau komplikasi yang lebih serius.
References
Erlinda, V. (2014). Peningkatan Kemandirian Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita Melalui Program Edukasi Berbasis Komunitas.
Hanifa, D. N. (2014). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar “membedah Anatomi Kurikulum 2013 untuk Membangun Masa Depan Pendidikan yang Lebih baik” (cetakan 1). Jawa Barat: UPI Sumedang Press.
Hidayati, R. N. (2011). Hubungan tugas kesehatan keluarga, krakteristik keluarga dan anak dengan status gizi balita di wilayah Puskesmas Pancoran Mas kota Depok.
Hidayati, R. N. (2015). Gambaran Tugas Pelaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga Dalam Pmeliharaan Kesehatan Lanjut Usia Di Dusun Karangningko Desa Balongmojo Kecamtan Puri Kabupaten Mojokerto. Jurnal Keperawatan Bina Sehat, 11.
Informasi Kementrian Kesehatan, R. (2015). infodatin-anak-balita.pdf.
Labongkeng, B. (2008). Peran Penyuluh Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Ispa Balita Di Kecamatan Palu Utara Kota Palu Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makasasar 2008.
Maulana. (2009). Promosi Kesehatan. Jakarta: EGC.
Mukty, A. (2011). Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Paru. Surabaya: Airlangga University Press.
